Ayo Ke Temanggung!!
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Oktober 2014
Ndas Borok (kepala borokan) atau Sikil Krowak (kaki luka menganga)
Makanan ini terbuat dari parutan singkong dan kelapa yang atasnya diberi gula jawa kemudian dikukus. Tampilannya memang mirip kepala borokan, tetapi rasanya dijamin gurih dan manis. Waktu saya kecil makanan ini cukup popular. Di setiap warung jajanan yang ada di sekitar sekolah dasar, Ndas Borok termasuk makanan favorit yang disukai anak-anak. Makanan ini juga cocok untuk hantaran bapak-bapak yang bekerja di sawah.
SEGO GONO
Sego Gono adalah nasi yang dicampur dengan sayuran seperti kol, kacang panjang, bumbu kelapa dan teri. Makanan ini banyak dihidangkan saat ada acara yang melibatkan banyak orang misalnya saat Nyadran, saat mulai menggarap sawah atau menanam tembakau.
Bakso Lombok Uleg
Ini merupakan hidangan khas ditemanggung. bakso yang berbeda dengan
daerah lainnya bakso uleg disebutnya. kenapa disebut dengan bakso uleg ?
ternyata disebut bakso uleg karena bakso ini menggunakan ciri khas cabai rawit
segar yang diuleg. sehingga bakso ini tidak menggunakan sambal seperti bakso
sebagaimana biasanya. cabai rawit diuleg langsung dimangkoknya, sehingga rasa
pedas yang dirasakan begitu mengigit. seporsi bakso dijual Rp. 5000,- berisi 5
butir bakso, tahu goreng isi siomay, dan irisan ketupat. lalu diberi taburan
merica, seledri, bawang goreng.untuk alamatnya lokasinya tepatnya di Jl.Jend.
Sudirman no. 48 A Tlp. (0293) 5527736 – 494736
2.
RESTAURANT “WAROENG GOENOENG SIGANDUL” KLEDUNG,TEMANGGUNG
Restoran ini terletak di kawasan tempat wisata Kledung, Temanggung. Lebih tepatnya di jalan Raya Parakan-Wonosobo Km 9 Tlahab Kledung, Temanggung. Ciri khas dari restoan ini adalah kopi luwak asli dan diproduksi sendiri. Kopi luwak adalah kopi yang pengolahanya dengan bantuan binatang luwak. Di belakang restoran ini terdapat luwak yang sehari bisa memakan 2kg kopi dan menghasilkan kopi yang berkualitas. Sehingga kopi muncul dari kotoran luwak yang bercampur biji kopi utuh. Proses selanjutnya yaitu pencucian biji kopi kemudian di jemur dan dipanggang atau dibakar hingga berwarna coklat. Setelah itu kopi digiling sehingga menjadi bubuk.Untuk satu cangkir kopi luwak yang nikmat, pengunjung hanya perlu membayar Rp 25.000,-. Walaupun harganya sedikit mahal, tetapi sebanding dengan pemandangan yang disajikan, yaitu pemandangan Gunung Sumbing dan pemandangan alam sekitar.
Langganan:
Postingan (Atom)










